Minggu, 10 Maret 2013

ekonomi_neraca pembayaran internasional(NPI)



     Neraca pembayaran internasional
  Definisi Neraca Pembayaran Internasional
• Semua transaksi ekonomi yang terjadi antara satu negara dengan negara lain dicatat dalam Neraca Pembayaran Internasional (NPI)
• Definisi NPI menurut IMF: Catatan sistematis tentang transaksi ekonomi yg terjadi antara penduduk satu negara dengan negara lain dalam jangka waktu tertentu
 KEGUNAAN ANALISIS NERACAPEMBAYARAN INTERNASIONAL
1. Menganalisis komposisi transaksi ekonomi internasional suatu negara (transaksi mana yg lebih menonjol: barang, jasa, ataukah modal)
2. Menganalisis negara mitra utama suatu negara dlm hubungan ekonomi internasional
3. Menganalisis posisi cadangan devisa suatu negara yg menunjukkan tingkat kesehatan ekonomi suatu negara
4. Dasar bagi lembaga donor, seperti IMF, untuk memberikan bantuan (misal Structural Adjusment Program dberikan untuk negara yg mengalami defisit NPI parah)
POS-POS DALAM NERACAPEMBAYARAN INTERNASIONAL
• Ada 2 pos atau transaksi utama dalam Neraca Pembayaran Internasional (NPI), yaitu:
1. Transaksi-Transaksi di Atas Garis (Upper the Line)
2. Transaksi-transaksi di bawah garis (Below The Line), yaitu transaski “bayangan” sebagai konsekuensi dari transaksi di atas garis
TRANSAKSI-TRANSASKI DI ATAS GARIS
• Neraca Perdagangan, mencatat ekspor dan impor khusus barang atau komoditi
• Neraca Jasa, mencatat ekspor dan impor jasa atau intangible goods, meliputi:
a. Pembayaran bunga utang LN b. Biaya Transportasi c. Biaya Asuransi d. Remitansi (Upah & gaji TKI/TKW/TKA, royalti untuk jasa konsultansi dan teknologi) e. Pembayaran jasa dari Turisme
3. Penjumlahan Neraca Perdagangan dan Neraca Jasa disebut Neraca Transaksi Berjalan
 4. Neraca Modal, mencatat ekspor modal (capital outflow) dan impor modal (capital inflow). Neraca Modal ini terdiri dari: a. Investasi Langsung b. Investasi Portofolio, yaitu
pembelian surat-surat berharga c. Investasi Lainnya, yaitu bantuan dan utang LN baik pemerintah maupun swasta

TRANSAKSI ATAU POS DI BAWAH GARIS (BELOW THE LINE)
 Cadangan Devisa, yaitu seluruh valuta asing yang dikelola oleh Bank Sentra
l. Batas aman jumlah cadangan devisa suatu negara menurut IMF adalah cukup untuk kebutuhan 3 bulan impor Contoh: Cadangan Devisa Indonesia saat ini (Maret 2009) adalah 54,8 milyar dolar AS atau cukup untuk impor 5 bulan
CARA PENCATATAN DALAM NERACA PEMBAYARAN INTERNASIONAL
• Setiap transaksi akan dibukukan dua kali atau double entry book keeping yaitu di sisi debet dan di sisi kredit. Dengan demikian, secara pembukuan NPI selalu seimbang
• Setiap transaksi yang menimbulkan hak dicatat di sisi kredit, sedangkan yang menimbulkan kewajiban dicatat di sisi debet

CONTOH PENCATATAN DALAM NPI
Sebuah Perusahaan Indonesia mengekspor barang dg kredit 3 bulan senilai 1.000 dolar AS, maka dibukukan: Transaksi Kredit Debet Ekspor Barang 1000 dolar Modal Ke luar 1000 dolar Overall Balance 1000 dolar 1000 dolar
PENGGOLONGAN LAIN TRANSAKSI DLM NPI
1. Transaksi Otonom yaitu transaksi yang timbul atas inisiatif pihak tertentu dan bukan sebagai akibat atau ikutan dari transaksi lain, misal: ekspor dan impor
2. Transaksi Kompensasi yaitu transaksi yang timbul sebagai akibat atau kompensasi dari transaksi lain, misal: modal ke luar jangka pendek atas pembayaran secara kredit ekspor barang
DEFISIT NPI BERDASAR PENYEBABNYA
1. Defisit Musiman, yaitu defisit yg sifatnya musiman dan biasanya berlangsung dlm jangka pendek, misal: defisit pada hari- hari raya (karena impor meningkat)
2. Defisit Siklis yaitu defisit yg terjadi krn siklus ekonomi. JK waktu defisit ini akan tergantung dari jenis siklusnya. Defisit jenis ini dapat diatasi dg kebijakan moneter maupun fiskal
3. Defisit Struktural, defisit yang disebabkan karena masalah mendasar dalam sebuah perekonomian. Misal: defisit yg dialami Indonesia karena penggunaan jasa asing menunjukkan masalah mendasar berupa rendahnya kualitas SDM Indonesia
4. Defisit Karena Spekulasi, yaitu defisit yg disebabkan karena tindakan spekulasi. Contoh: Defisit yg menyebabkan Krisis Moneter di Indonesia tahun 1997
 BEBERAPA MASALAH DLM NPI INDONESIA
1. Neraca jasa selalu defisit, karena: a. Pembayaran bunga dan utang LN Indonesia yg masih besar b. Penggunaan jasa luar negeri seperti penggunaan kapal laut asing yg masih tinggi
2. Komposisi Arus Modal Masuk dlm neraca modal yg lebih didominasi oleh investasi portofolio, membuat posisi cadangan devisa rawan.
3. Pada Neraca Perdagangan, meskipun selalu surplus tetapi ekspor yg menjadi tumpuan Indonesia: a. Masih pada komoditas primer (pertanian & pertambangan) yg suplynya inelastik dan harganya fluktuatif b. Negara tujuan ekspor juga masih pada Jepang dan AS, kurang variati
4. Impor Non-migas yg merupakan 78,2% dari total impor nilainya masih cukup besar yaitu 71.907 juta dolar AS dengan komposisi (posisi 2007): a. Barang Konsumsi (6,1%) b. Bahan Baku (56,1%) c. Barang Modal (15,9%) Ini membuat NPI rawan defsit yg pada akhirnya dampaknya rawan thd kurs Rp thd dolar AS

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar